Langsung ke konten utama

DEMO TIGA TAHUN JOKOWI DITUNGGANGI SECARA POLITIK, WASPADA!!!


Masyrakat diimbau agar tidak reaktif menanggapi seruan untuk melakukan demonstrasi pada tiga tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Hal tersebut menyusul munculnya berita yang bersifat provokatif di portal online beritaislam24h.info.
Portal online beritaislam24h.info dalam penulisan beritanya tidak memenuhi kaidah jurnalistik di mana judul berita yang ditampilkan cenderung provokatif dan sama sekali tidak relevan dengan isi artikelnya. Jangan pernah percaya portal online tersebut.
Alasan masyarakat diimbau untuk tidak ikut unjuk rasa dalam tiga tahun Jokowi karena hal tersebut sangat rentan ditunggangi oleh kepentingan pihak oposisi maupun lawan politik Presiden. Disisi lain juga memiliki pengaruh negatifnya dengan menimbulkan instabilitas sosial politik di Indonesia serta menurunkan kualitas hubungan antara rakyat dengan pemerintah.
Sebenarnya penyampaian opini merupakan hal yang wajar di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, namun perlu dipastikan bahwa hal tersebut dilakukan secara objektif dan santun jangan sampai hal tersebut justru memecah belah bangsa.
Seperti kita ketahui, dalam 3 tahun menjabat, Presiden Joko Widodo telah mencapai berbagai prestasi dalam pembangunan bangsa. Pembangunan Jalan tol di sejumlah daerah bukan hanya di pulau Jawa namun mencapai Papua. Selain itu juga infrastruktur pembangunan bandara di sejumlah tempat menjadi bukti kongkrit.
seyogyanya evaluasi harus dilakukan secara berimbang karena permasalahan di Indonesia harus dituntaskan secara bertahap. Dalam hal ini Presiden sudah menetapkan titik balik pembangunan Indonesia yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

1.362 MW Pembangkit dari Proyek 35.000 MW Sudah Beroperasi

Program 35.000 Mega Watt (MW) yang dicanangkan oleh pemerintah terus menunjukkan perkembangan. Hingga 1 Februari 2018, tercatat pembangkit listik yang telah beroperasi adalah sebesar 1.362 MW dan yang sedang tahap konstruksi sebesar 17.116 MW. "Peningkatan ini tak lepas dari kontribusi pembangkit listrik PLN maupun Independent Power Producer (IPP)," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/3/2018). Baca juga:  Bagaimana Progres 35.000 MW Jokowi? Ini Penjelasan PLN Sejauh ini, sebesar 896 MW dari total 1.362 MW yang beroperasi dihasilkan dari IPP, sementara 466 MW dibangun oleh PT PLN (Persero). Pembangkit yang beroperasi tersebar di wilayah Sulawesi dengan total 538 MW, disusul Sumatera 455 MW, Maluku dan Papua 135 MW, Kalimantan 126 MW, sedangkan sisanya tersebar di wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara sebesar 108 MW. Lebih lanjut, Agung menambahkan saat ini sebany...

Kenapa Orang Indonesia Doyan Sebar "Hoax" di Medsos?

By: Oik Yusuf ilustrasi JAKARTA — Sudah bukan rahasia lagi bahwa berita palsu alias hoax merajalela di ranah digital Tanah Air. Jalurnya bisa berupa situs online , media sosial, hingga chatting di aplikasi pesan instan. Kenapa orang Indonesia getol menyebarkan hoax ? Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax Septiaji Eko Nugroho mengutarakan bahwa sebabnya mungkin berkaitan dengan penggunaan teknologi yang tidak dibarengi dengan budaya kritis melihat persoalan. "Kita itu termasuk lima besar pengguna smartphone dunia, tapi tingkat literasinya kedua terbawah setelah Botswana di Afrika," ujar Septiaji ketika berbicara dalam deklarasi Masyarakat Anti Hoax di Jakarta, Minggu (8/1/2017). Septiaji mengacu pada hasil riset World's Most Literate Nation yang dipublikasikan pertengahan tahun lalu. Dari 61 negara yang dilibatkan dalam studi tersebut, Indonesia memang menempati urutan ke-60 soal minat baca masyarakatnya. Walhasil, menurut ...

Aksi 313 Siap Dijalankan, Bukti Dikasih Hati Minta Usus

By XHard Seperti diketahui, Forum Umat Islam (FUI) bersama dengan beberapa para alumni aksi 212 akan melakukan aksi lanjutan yang dinamakan aksi 313 pada Jumat, 31 Maret 2017 mendatang. Agendanya masih sama seperti yang dulu, menuntut Ahok mundur. Bahkan mereka juga rencananya akan menuntut Jokowi memberhentikan Ahok. Rencananya mereka akan mulai shalat Jumat di Masjid Istiqlal, lalu dilanjutkan dengan jalan kaki ke Monas dan menuju depan Istana, seperti yang dikatakan Sekjen FUI Muhammad Al-Khaththath. Lho, memang kemana GNPF MUI? Bukankah selama ini mereka yang paling aktif dan rajin melakukan aksi beginian untuk menghentikan Ahok? Kenapa sekarang FUI yang terkesan jadi pelopornya? Oh, iya mungkin ini ada hubungannya dengan beberapa pentolan GNPF MUI yang sedang dilaporkan dan terkena kasus, jadi mungkin tidak berani terlalu unjuk gigi. Ditakutkan nanti kalau gigi terlalu diunjuk, bisa-bisa dicopot. Orang awam s...