Langsung ke konten utama

1.362 MW Pembangkit dari Proyek 35.000 MW Sudah Beroperasi

1.362 MW Pembangkit dari Proyek 35.000 MW Sudah Beroperasi
Program 35.000 Mega Watt (MW) yang dicanangkan oleh pemerintah terus menunjukkan perkembangan. Hingga 1 Februari 2018, tercatat pembangkit listik yang telah beroperasi adalah sebesar 1.362 MW dan yang sedang tahap konstruksi sebesar 17.116 MW.

"Peningkatan ini tak lepas dari kontribusi pembangkit listrik PLN maupun Independent Power Producer (IPP)," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/3/2018).



Sejauh ini, sebesar 896 MW dari total 1.362 MW yang beroperasi dihasilkan dari IPP, sementara 466 MW dibangun oleh PT PLN (Persero). Pembangkit yang beroperasi tersebar di wilayah Sulawesi dengan total 538 MW, disusul Sumatera 455 MW, Maluku dan Papua 135 MW, Kalimantan 126 MW, sedangkan sisanya tersebar di wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara sebesar 108 MW.

Lebih lanjut, Agung menambahkan saat ini sebanyak 17.116 MW sudah memasuki tahap konstruksi. Sebesar 5.657 MW oleh PLN dan 11.459 yang berasal dari pengembang swasta.

Sedangkan sebanyak 12.693 MW sudah berkontrak namun belum konstruksi. Sementara sebesar 3.564 MW dalam tahap pengadaan dan 1.245 MW dalam tahap perencanaan.



Program 35.00p MW ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Hal ini tentu akan berdampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi terutama di luar Jawa, yang sebelumnya kekurangan suplai listrik.

Ketersediaan listrik yang memadai, merata dan harga yang terjangkau menjadi fokus Pemerintah. Guna mencapai hal tersebut, Kementerian ESDM membuka kesempatan bagi para investor turut andil dalam program 35.000 MW. (ara/eds)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jokowi: Selamat Tahun Baru 2018, Menuju Indonesia Makmur Berkeadilan

Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat tahun baru 2018. Ucapan Jokowi di- posting  di akun Twitter resminya hari ini. "Berkumpul dengan keluarga, kerabat dan orang-orang terdekat. Selamat Tahun Baru 2018. Semangat baru menuju Indonesia makmur dan berkeadilan -Jkw," cuitan Jokowi dalam akun @jokowi seperti dikutip  detikcom , Senin (1/1/2018). Ucapan Jokowi itu disukai 708 akun, di- retweet  366 akun, dan dikomentari 99 akun  netizen .  Foto: Screenshoot Twitter Jokowi Sedangkan di akun Instagram, Jokowi mem- posting  video bersama warga Yogyakarta. Puluhan warga juga diundang Jokowi di depan Istana Kepresidenan Yogyakarta.  Dalam video tersebut, Jokowi menyalami warga yang datang ke Istana Kepresidenan. Kepada warga juga dihidangkan makanan, yang tersaji di dalam halaman istana.  "Sebelum pergantian tahun, semalam saya mengundang 70 warga yang antre di depan Istana Kepresidenan Yogyakarta. Kita santap malam menikmati menu Nusantara, ...

PRESIDEN JOKOWI INGATKAN JANGAN SAMPAI KAMPUS MENJADI LAHAN PENYEBARAN ANTI NKRI

Nusa Dua  – Presiden Joko Widodo mengingatkan jajaan pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia untuk menjaga institusi pendidikan jangan sampai dijadikan penyebaran paham radikalisme oleh segelintir pihak. Jokowi -sapaan presiden- menyatakan perguruan tinggi adalah sumber pengetahuan dan pencerahan sehingga akan sangat berbahaya kalau dimanfaatkan oleh segelintir pihak sebagai medan infiltrasi ideologi ini. “Jangan sampai kampus-kampus menjadi lahan penyebaran ideologi  anti-Pancasila , NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Jokowi saat penutupan Pertemuan Pimpinan Perguruan Tinggi se-Indonesia di Peninsula Island, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali pada Selasa (26/9). Dalam sambutannya, mantan wali kota Surakarta itu menyampaikan kemajuan teknologi tak bisa dipungkiri telah membawa bangsa ini menuju era keterbukaan. Namun, keterbukaan tersebut dapat memberikan celah bagi upaya-upaya infiltrasi ideologi tanpa disadari. Karena itu suami Iriana mengingatkan kepada seluruh...