Langsung ke konten utama

Jargon "Tegakkan Khilafah" Berbahaya Untuk Kesatuan NKRI, HTI harus dibubarkan

Jargon “menegakkan Khilafah” di usung HTI  membahayakan keutuhan Indonesia, HTI harus dibubarkan
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
 
Apa yang dilakukan oleh BANSER dalam menindak HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) selama ini adalah bagian dari komitmen BANSER dalam menjaga Agama dan Negara RI ini. Mestinya Pemerintah RI harus segera mengambil tindakan tegas dengan melarang Hizbut Tahrir karena membahayakan keutuhan NKRI.
 
Di samping karena Hizbut Tahrir mengusung ajaran2 sesat baik secara aqidah maupun syari’at yang jarang disadari oleh umat Islam. Hizbut Tahrir juga cukup membahayakan bagi kadaulatan dan keutuhan NKRI.
 
Jargon “menegakkan Khilafah” yang diusung oleh HTI dalam konteks saat ini justru memberii peluang bagi negara2 asing untuk melakukan penetrasi dan menguasai NKRI ini.
NKRI yang sudah diusahakan dijaga sedemikian rupa saja, kekuatan negara-negara asing masih terus melakukan penetrasi ke negeri ini.
 
Lalu apa jadinya, jika NKRI ini dirubah atau dibubarkan dengan dalih mau mendirikan khilafah? Maka yang terjadi adalah kehancuran NKRI. Jika NKRI hancur, bukan hanya tanah air dan sumber daya alam saja yang hancur, tapi 200 juta umat Islam yang ada di dalamnya juga akan hancur.
 
Berikut daftar negara-negara yang telah melarang Hizbut Tarir :
1. Arab Saudi yang berideologi Wahhabi sangat menentang keras Hizbut Tahrir. Cukup banyak para Ulama Wahhabi Saudi yang menentang keras ajaran-ajaran Hizbut Tahrir. Hizbut Tahrir dilarang oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, di samping karena kesesatan ajaran-ajaran Hizbut Tahrir, juga membahayakan pemerintah.
2. Tunisia telah meminta pengadilan militer untuk melarang HT karena dianggap merusak ketertiban umum.
3. Turki, Hizbut Tahrir secara resmi dilarang, namun tetap beroperasi secara diam-diam. Pada 2009 polisi Turki menahan 200 orang karena diduga menjadi anggota Hizbut Tahrir.
4. Libya, sejak era Muammar Qaddafi menganggap HT adalah organisasi terlarang karena membahayakan negara.
5. Yordania, negara tempat kelahiran Hizbut Tahrir, HT juga sampai sekarang masih menjadi organisasi terlarang.
6. Mesir melarang pada 1974, setelah dianggap terlibat upaya kudeta dari sekelompok anggota militer
7. Suriah, melarangnya sejak sekitar tahun 1998/1999
8. Malaysia, pada 17 September 2015 Komite Fatwa Negara Bagian Selangor menyatakan Hizbut Tahrir (HT) sebagai kelompok menyimpang, dan mengatakan siapapun yang mengikuti gerakan Pro-Khilafah akan menghadapi hukum
9. Bangladesh melarang pada tahun 22 Oktober 2009, karena mengancam kehidupan damai di negara itu
10. Kazakhstan melarang sejak tahun 2005
11. Pakistan melarang sejak tahun 2003
12. Tajikistan melarang sejak tahun 2001
13. Rusia melarang sejak tahun 1999 sebagai “Organisasi Kriminal”, dan pada tahun 2003 sebagai “Organisasi Teroris
14. Kirigistan melarang sejak tahun 2004, secara umum Hizbut Tahrir dilarang di negara2 Asia Tengah
15. China melarangnya dan menjulukinya sebagai “teroris
16. Denmark, karena Hizbut Tahrir beberapa kali bermasalah dengan hukum.
17. Perancis dan Spanyol sejak tahun 2008 Hizbut Tahrir dianggap organisasi illegal dan pihak berwenang mengawasinya dengan ketat.
18. Jerman melarangnya pada 2006 oleh mahkamah agung karena dianggap anti-semit
19. Pada 2007, Perdana Menteri negara bagian New South Wales-Australia berusaha melarang HT, namun dihalangi oleh Jaksa Agung atas nama demokrasi.
20. Entah kapan Pemerintah Rebuplik Indonesia melarang Hizbut Tahrir ini ?. Apakah harus menunggu kehancuran negeri yang kita cintai ini dulu ???

Komentar

Postingan populer dari blog ini

1.362 MW Pembangkit dari Proyek 35.000 MW Sudah Beroperasi

Program 35.000 Mega Watt (MW) yang dicanangkan oleh pemerintah terus menunjukkan perkembangan. Hingga 1 Februari 2018, tercatat pembangkit listik yang telah beroperasi adalah sebesar 1.362 MW dan yang sedang tahap konstruksi sebesar 17.116 MW. "Peningkatan ini tak lepas dari kontribusi pembangkit listrik PLN maupun Independent Power Producer (IPP)," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/3/2018). Baca juga:  Bagaimana Progres 35.000 MW Jokowi? Ini Penjelasan PLN Sejauh ini, sebesar 896 MW dari total 1.362 MW yang beroperasi dihasilkan dari IPP, sementara 466 MW dibangun oleh PT PLN (Persero). Pembangkit yang beroperasi tersebar di wilayah Sulawesi dengan total 538 MW, disusul Sumatera 455 MW, Maluku dan Papua 135 MW, Kalimantan 126 MW, sedangkan sisanya tersebar di wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara sebesar 108 MW. Lebih lanjut, Agung menambahkan saat ini sebany...

Kenapa Orang Indonesia Doyan Sebar "Hoax" di Medsos?

By: Oik Yusuf ilustrasi JAKARTA — Sudah bukan rahasia lagi bahwa berita palsu alias hoax merajalela di ranah digital Tanah Air. Jalurnya bisa berupa situs online , media sosial, hingga chatting di aplikasi pesan instan. Kenapa orang Indonesia getol menyebarkan hoax ? Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax Septiaji Eko Nugroho mengutarakan bahwa sebabnya mungkin berkaitan dengan penggunaan teknologi yang tidak dibarengi dengan budaya kritis melihat persoalan. "Kita itu termasuk lima besar pengguna smartphone dunia, tapi tingkat literasinya kedua terbawah setelah Botswana di Afrika," ujar Septiaji ketika berbicara dalam deklarasi Masyarakat Anti Hoax di Jakarta, Minggu (8/1/2017). Septiaji mengacu pada hasil riset World's Most Literate Nation yang dipublikasikan pertengahan tahun lalu. Dari 61 negara yang dilibatkan dalam studi tersebut, Indonesia memang menempati urutan ke-60 soal minat baca masyarakatnya. Walhasil, menurut ...

Aksi 313 Siap Dijalankan, Bukti Dikasih Hati Minta Usus

By XHard Seperti diketahui, Forum Umat Islam (FUI) bersama dengan beberapa para alumni aksi 212 akan melakukan aksi lanjutan yang dinamakan aksi 313 pada Jumat, 31 Maret 2017 mendatang. Agendanya masih sama seperti yang dulu, menuntut Ahok mundur. Bahkan mereka juga rencananya akan menuntut Jokowi memberhentikan Ahok. Rencananya mereka akan mulai shalat Jumat di Masjid Istiqlal, lalu dilanjutkan dengan jalan kaki ke Monas dan menuju depan Istana, seperti yang dikatakan Sekjen FUI Muhammad Al-Khaththath. Lho, memang kemana GNPF MUI? Bukankah selama ini mereka yang paling aktif dan rajin melakukan aksi beginian untuk menghentikan Ahok? Kenapa sekarang FUI yang terkesan jadi pelopornya? Oh, iya mungkin ini ada hubungannya dengan beberapa pentolan GNPF MUI yang sedang dilaporkan dan terkena kasus, jadi mungkin tidak berani terlalu unjuk gigi. Ditakutkan nanti kalau gigi terlalu diunjuk, bisa-bisa dicopot. Orang awam s...