Langsung ke konten utama

Pernyataan Jokowi di KTT OKI Tuai Pujian

Pernyataan Jokowi di KTT OKI Tuai Pujian, Ust Yusuf Mansur Bilang Begini
Sebagian kecil rakyat Indonesia menuduh Jokowi anti Islam. Sering kali berteriak-teriak mengatakan Islam dizalimi oleh rezim Jokowi, kriminalisasi ulama, dan sebagainya. Pembaca seword sih pasti tahu kalau itu hanya isu-isu yang sengaja dilemparkan untuk menjatuhkan Jokowi. Padahal Jokowi jelas-jelas muslim yang taat, selain beribadah ia juga bersuara lantang melawan klaim sepihak Amerika soal Yerusalem.
Sebagai seorang pemimpin dari negara muslim terbesar di dunia, Jokowi ditunggu-tunggu kehadirannya oleh para pemimpin lain. Nama besar Jokowi yang sering mendapatkan penghargaan dan dicintai rakyat Indonesia tentu menjadi sorotan dunia. Apa yang hendak dikatakan oleh Presiden rendah hati namun tegas ini?
Jokowi pada sidang KTT OKI di Istanbul Jakarta, menyampaikan enam usulan soal Yerusalem.
Pertama, OKI harus secara tegas menolak pengakuan unilateral (AS) tersebut. Two state solution merupakan satu-satunya solusi dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina.
Kedua, Presiden Jokowi mengajak semua negara yang memiliki kedutaan besar di Tel Aviv untuk tidak mengikuti langkah Amerika Serikat memindahkannya ke Yerusalem.
Ketiga, OKI dapat menjadi motor untuk menggerakkan dukungan negara-negara yang belum mengakui kemerdekaan Palestina untuk segera melaksanakannya.
Keempat, Jokowi menyerukan sejumlah negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk meninjau kembali hubungan diplomatik tersebut. Menurut Jokowi, hal itu sesuai dengan sejumlah resolusi OKI sebelumnya.
Kelima, anggota OKI harus mengambil langkah bersama dalam hal meningkatkan bantuan kemanusiaan, peningkatan kapasitas, dan kerja sama ekonomi terhadap Palestina,
Ke-enam, Presiden Jokowi juga berharap OKI menjadi motor bagi gerakan di berbagai forum internasional dan multilateral untuk mendukung Palestina. Hal itu termasuk di Majelis Umum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Jadi dengan tegas sekali Pak Jokowi mengatakan tidak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan mengusulkan Two-state solution.
Efek yang dikhawatirkan akibat pemindahan kedubes Amerika ke Yerusalem salah satunya adalah pemindahan kedutaan besar negara-negara lain ke Yerusalem. Jokowi mengajak agar negara-negara lain tidak mengikuti langkah Amerika.
Sejak dulu Pak Jokowi mendukung kemerdekaan Palestina dan kali ini juga Pak Jokowi konsisten dengan ucapannya. Jokowi mengusulkan agar negara OKI bisa menjadi mengajak negara-negara lain yang belum mengakui kemerdekaan Palestina agar mengakui kemerdekaan negara tersebut.
Pernyataan Pak Jokowi yang paling tegas dan tentu ditakuti oleh Israel dan Amerika adalah ajakan negara-negara OKI untuk meninjau kembali hubungan diplomatik mereka dengan Israel. Ini adalah peringatan yang cukup keras bagi Israel dan Amerika.
Pernyataan dukungan Jokowi terhadap Palestina ternyata mendapat banyak pujian salah satunya dari ustadz Yusuf Mansur.
Melalui akun Instagramnya, @yusufmansurnew, Yusuf Mansur menyoroti salah satu pernyataan dari Jokowi.
Yusuf Mansur menyebut pernyataan itu menarik.
Pernyataan itu terkait dukungan peningkatan dan penguatan ekonomi Palestina.


Yusuf Mansur juga mendoakan semoga Allah memberikan kemenangan dan kemerdekaan untuk Palestina.
Teriring doa pula untuk Jokowi dan rombongan beserta delegasi OKI.
"Ada statement menarik... Dari Presiden kita. Bahwa dukungan juga mencakup dukungan peningkatan dan penguatan ekonomi Palestina. Demen nih. Bismillaah. Semoga misi berhasil. Dan Allah beri kemenangan dan kemerdekaan untuk Palestina. Triring doa u/ Presiden dan rombongan, plus semua delegasi OKI," tulisnya di akun beliau.
Sebelum melakukan pertemuan, Presiden Jokowi melakukan sesi foto bersama dengan seluruh kepala negara anggot OKI. hadir.
Nampak Presiden Jokowi berada di barisan paling depan saat mengikuti sesi foto.
Di samping kirinya, terlihat Sultan Brunei Darussalam Jenderal Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah yang mengenakan setelan jas berwarna hitam.

Kepala negara lain yang berada di deretan paling depan saat sesi foto bersama diantaranya adalah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Afganistan Ashraf Ghani, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Raja Jordania Abdullah II, Emir Kuwait Sheikh Sabah Al Ahmad Al Jaber Al Sabah dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

1.362 MW Pembangkit dari Proyek 35.000 MW Sudah Beroperasi

Program 35.000 Mega Watt (MW) yang dicanangkan oleh pemerintah terus menunjukkan perkembangan. Hingga 1 Februari 2018, tercatat pembangkit listik yang telah beroperasi adalah sebesar 1.362 MW dan yang sedang tahap konstruksi sebesar 17.116 MW. "Peningkatan ini tak lepas dari kontribusi pembangkit listrik PLN maupun Independent Power Producer (IPP)," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/3/2018). Baca juga:  Bagaimana Progres 35.000 MW Jokowi? Ini Penjelasan PLN Sejauh ini, sebesar 896 MW dari total 1.362 MW yang beroperasi dihasilkan dari IPP, sementara 466 MW dibangun oleh PT PLN (Persero). Pembangkit yang beroperasi tersebar di wilayah Sulawesi dengan total 538 MW, disusul Sumatera 455 MW, Maluku dan Papua 135 MW, Kalimantan 126 MW, sedangkan sisanya tersebar di wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara sebesar 108 MW. Lebih lanjut, Agung menambahkan saat ini sebany...

Kenapa Orang Indonesia Doyan Sebar "Hoax" di Medsos?

By: Oik Yusuf ilustrasi JAKARTA — Sudah bukan rahasia lagi bahwa berita palsu alias hoax merajalela di ranah digital Tanah Air. Jalurnya bisa berupa situs online , media sosial, hingga chatting di aplikasi pesan instan. Kenapa orang Indonesia getol menyebarkan hoax ? Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax Septiaji Eko Nugroho mengutarakan bahwa sebabnya mungkin berkaitan dengan penggunaan teknologi yang tidak dibarengi dengan budaya kritis melihat persoalan. "Kita itu termasuk lima besar pengguna smartphone dunia, tapi tingkat literasinya kedua terbawah setelah Botswana di Afrika," ujar Septiaji ketika berbicara dalam deklarasi Masyarakat Anti Hoax di Jakarta, Minggu (8/1/2017). Septiaji mengacu pada hasil riset World's Most Literate Nation yang dipublikasikan pertengahan tahun lalu. Dari 61 negara yang dilibatkan dalam studi tersebut, Indonesia memang menempati urutan ke-60 soal minat baca masyarakatnya. Walhasil, menurut ...

Aksi 313 Siap Dijalankan, Bukti Dikasih Hati Minta Usus

By XHard Seperti diketahui, Forum Umat Islam (FUI) bersama dengan beberapa para alumni aksi 212 akan melakukan aksi lanjutan yang dinamakan aksi 313 pada Jumat, 31 Maret 2017 mendatang. Agendanya masih sama seperti yang dulu, menuntut Ahok mundur. Bahkan mereka juga rencananya akan menuntut Jokowi memberhentikan Ahok. Rencananya mereka akan mulai shalat Jumat di Masjid Istiqlal, lalu dilanjutkan dengan jalan kaki ke Monas dan menuju depan Istana, seperti yang dikatakan Sekjen FUI Muhammad Al-Khaththath. Lho, memang kemana GNPF MUI? Bukankah selama ini mereka yang paling aktif dan rajin melakukan aksi beginian untuk menghentikan Ahok? Kenapa sekarang FUI yang terkesan jadi pelopornya? Oh, iya mungkin ini ada hubungannya dengan beberapa pentolan GNPF MUI yang sedang dilaporkan dan terkena kasus, jadi mungkin tidak berani terlalu unjuk gigi. Ditakutkan nanti kalau gigi terlalu diunjuk, bisa-bisa dicopot. Orang awam s...