Langsung ke konten utama

Postingan

MERAWAT KEBHINEKAAN MENJADI TANTANGAN INDONESIA

Jakarta  – Wakil Ketua MPR RI EE Mangindaan mengatakan tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah menjaga persatuan dari keragaman bangsa Indonesia. “Tantangan bangsa Indonesia saat ini bukan melawan penjajah atau pemberontak, juga bukan melawan kelompok yang ingin mengubah ideologi negara,” kata EE Mangindaan ketika menjadi pembicara utama pada seminar “Merawat Kebhinnekaan dalam Meneguhkan Ke-Indonesiaan” di Jakarta, Sabtu, seperti dikutip melalui siaran pers Humas MPR RI. Menurut Mangindaan, bangsa Indonesia sangat beragam baik suku, agama, ras, antar-gologan, maupun budaya, dan latar belakang daerah. Bangsa Indonesia yang beragam dan saat ini jumlahnya mencapai 250 juta jiwa, tersebar dari Sabang sampai Merauke ini, menjadi satu Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Terus tumbuhnya penduduk Indonesia dan beragam ini yang menjadi tantangan Indonesia, yakni memelihara persatuan dalam keragaman,” katanya. Menurut Mangindaan, bangsa Indone...

BI LAPORKAN CADANGAN DEVISA INDONESIA SEPTEMBER 2017 HAMPIR CAPAI US$130M

Jakarta  – Cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2017 mencatat rekor tertinggi dalam sejarah. Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia akhir September 2017 tercatat sebesar US$129,4 miliar, naik USD600 juta dibandingkan dengan posisi akhir Agustus 2017 yang sebesar USD128,8 miliar. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Agusman mengatakan, peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa yang berasal dari penerimaan pajak dan devisa hasil ekspor migas bagian pemerintah, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas. “Penerimaan devisa tersebut melampaui kebutuhan devisa terutama untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo,” kata dia dalam keterangannya, Jakarta (6/10/2017). Adapun posisi cadangan devisa pada akhir September 2017 tersebut cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar nege...

Pencapaian Presiden Jokowi Menuju 3 Tahun Pemerintahannya

Presiden Joko Widodo Populernya Presiden Ke 7 RI, yakni Ir.H.Joko Widodo atau akrab dengan sapaan Jokowi di telinga rakyat Indonesia telah lama sejak masih menjadi Walikota Solo. Kala itu nama Jokowi populer karena beberapa prestasi yang diraih dalam kancah nasional hingga internasional, diantaranya meraih peringkat ketiga sebagai Walikota Terbaik Dunia dalam pemilihan  World Mayor Project   2012. Prestasi demi prestasi yang diraih membuat karir politik Jokowi semakin terdongkrak. Mulai bulan Oktober tahun 2012 Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta, hingga akhirnya resmi terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia ke 7 mulai bulan Oktober 2014. Presiden RI ke 7 yang juga merupakan lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada ini dikenal dengan  Agenda Prioritas selama memerintah dengan sebutan Nawa Cita. Melalui Nawa Cita Jokowi menerapkan kerja nyata demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan...

JOKOWI: TIDAK ADA LAGI DAERAH YANG MENGELUH SOAL LISTRIK

Mengalirkan listrik hingga ke pelosok negeri menjadi target Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia ingin semua lapisan masyarakat Indonesia menikmati listrik, yang merupakan kebutuhan dasar. Listrik, ujar Jokowi, penting buat perekonomian. Karena listrik menjadi kebutuhan industri, perhotelan, dan pariwisata. “Jadi, saya terus kejar ke Pak Menteri ESDM, Bu Menteri BUMN, Dirut PLN agar kecukupan itu betul-betul kita cukupi,” kata Jokowi saat meresmikan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jawa 7, di Desa Terate, Serang, Banten, Kamis (5/10/2017). “Tapi seperti tadi saya cerita, dulu kalau ke daerah-daerah pasti gubernurnya pasti ngomong, kesulitan listrik. Turun lagi ke kabupaten, bupatinya ngomong. Sekarang saya enggak dengar. Saya ngomong apa adanya ya. Enggak dengar,” tegas Jokowi. Meski begitu, kata Jokowi, pasokan listrik saat ini masih kurang. Pemerintah akan terus mengejarnya hingga semua masyarakat menikmati. Hari ini, Jokowi meresmikan sejumlah proyek pembangkit...

Humanis dan Tulusnya Presiden Kita

Ketika membaca berita  ini , penulis terharu dan kagum pada Bapak Presiden kita. Bagaimana tidak, ternyata beliau memiliki kepedulian yang luar biasa kepada saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik. Ketika melihat video ini, penulis jadi teringat waktu kecil dulu, banyak orang menyayangkan dan mengasihani Dewi Yull yang memiliki anak yang memiliki keterbatasan. Tetapi, di balik itu, beliau begitu tegar dan sangat menyayangi anaknya. http://showbiz.liputan6.com/read/2871146/putra-ray-sahetapy-pacaran-dengan-penyanyi Terbukti setelah sekian lama, keuletan Dewi Yull berbuah manis. Anaknya tumbuh menjadi anak yang lumayan tampan (Sorry, kalau sesama pria normal tidak bisa terlalu memuji, nanti dikira titik-titik. Hahaha…). Ternyata anak tersebut sangat mirip dengan ayahnya, sampai Pak Jokowi sendiri mengakuinya. Saya masih ingat, di masa itu memiliki anak yang berkebutuhan khusus masih tergolong aib. Di tahun 90-an, masyarakat kita memang masih agak terbelakang, karena ...

WIRANTO: KEJAHATAN SIBER BEGITU NYATA, INDONESIA PERLU ADANYA KEAMANAN SIBER

Jakarta  – Bekas Panglima ABRI ini melihat ancaman perang ke depan bukan lagi perang militer, tapi perang dunia maya alias perang siber. Untuk mengahalau ancaman seran­gan siber, pemerintah sudah membentuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Selain bicara soal pemben­tukan BSSN, Wiranto juga me­nyampaikan hasil pertemuannya dengan Dubes Australia untuk Indonesia Paul Grigson di kan­tornya, kemarin. Berikut penu­turan lengkap Wiranto: Rapat koordinasi yang ke­marin Anda lakukan dengan beberapa menteri membicara­kan soal apa saja?  Sekalian menunggu untuk kita melakukan rapat koordinasi mengenai masalah senjata. Tapi kali ini pembahasan kita bukan (tentang) senjata api, tapi senjata kita melawan kejahatan siber atau  cyber attack . Ancaman siber itu ada dan jelas terasa. Karena saat ini seluruh kehidu­pan masyarakat sudah masuk dalam kegiatan siber. Dan hasil koordinasi saya dengan berbagai pihak dalam tiga bulan tera­khir, termasuk dengan beberapa negara baik say...

Jelang 3 Tahun, Pembangunan Merata Pemerintahan Jokowi-JK

Memasuki tiga tahun pemerintahan Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tepat jatuh pada 20 Oktober 2017 nanti,  "Kabinet Kerja" yang merupakan kabinet Joko Widodo memang belum merealisasikan program Nawacita secara keseluruhan, namun demikian, tidak sedikit program pemerintah menunjukkan progres yang signifikan mengingat masa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla telah berjalan lebih dari setengah perjalanan.  Tak dapat dipungkiri Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla telah melakukan sejumlah kinerja positif dengan terobosan beberapa keberhasilan program kerja yang telah dicapai selama ini salah satunya membangun Indonesia dengan penguatan sektor ekonomi. Pembangunan ekonomi sudah sesuai dengan konsep Nawacita dan Trisakti meski demikian masih banyak pekerjaan rumah terkait dengan kesejahteraan masyarakat. Berikut adalah sembilan program Nawacita Joko Widodo-Jusuf Kalla: Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluru...